Archive for the ‘Info’ Category

Nov 11

Penulis: Darmawan Budi S (Dokter Spesialis Anak ,Konsultan Respirology anak di RSCM Jakarta)

Banyak sekali anak-anak yang divonis sebagai ´flek paru´ dan harus menjalani ´hukuman´ minum obat jangka lama, paling tidak hingga 6 bulan. Jika ditanyakan
kepada orangtuanya apa yang dimaksud flek paru ? Biasanya orang tua pasien tidak tahu, Bila ditanya lebih lanjut apakah anaknya mendapat obat yang membuat air seninya berwarna merah ? Jika jawabnya “Ya” kemungkinan besar yang dimaksudkan sebagal ´flek paru´ adalah Tuberkulosis / Tbc paru atau saat ini disebut TB saja.
(more…)

Nov 01

Sumber: kompas.com

Penulis : Prof. DR. Made Astawan, Departemen Teknologi Pangan Dan Gizi IPB.

SOSIS merupakan makanan asing yang sudah akrab dalam kehidupan masyarakat Indonesia karena rasanya enak. Namun, di balik kenikmatan makanan yang kaya akan zat gizi ini, terkandung lemak dan kolesterol tinggi yang bisa mengganggu kesehatan. Untuk itu, hati-hati mengonsumsi sosis.

Makanan ini dibuat dari daging atau ikan yang telah dicincang kemudian dihaluskan, diberi bumbu, dimasukkan ke dalam selonsong berbentuk bulat panjang simetris, baik yang terbuat dari usus hewan maupun pembungkus buatan (casing). Sosis juga dikenal berdasarkan nama kota atau daerah yang memproduksi, seperti berliner (Berlin), braunscheiger (Braunshweig), genoa salami (Genoa), dan lain-lain.

(more…)

Oct 28

sumber : humanmedicine.net

Ikan Lemuru (Sardinella Longiceph) sering disebut sebagai pemilik kandungan omega 3 tertinggi. Ironisnya, tak banyak orang yang mengenal apalagi pernah melihatnya. Jika Anda penasaran, kunjungi pasar swalayan besar. Bisa dipastikan, Anda akan menemui ikan yang banyak terdapat di perairan Selat Bali itu.

Selain dalam bentuk asli, ikan lemuru a bisa ditemui pula dalam makanan kalengan, pindang, tepung ikan, dan ikan asin. Jadi, kalau Anda berbelanja, sempatkan untuk memeriksa kandungan ikan kalengan. Siapa tahu Anda menjumpai lemuru.
(more…)

Oct 28

sumber : humanmedicine.com

Semua orang tua menginginkan anak-anak mereka tumbuh dengan kecerdasan yang tinggi. Kalau bisa sejenius Albert Einstein. Persoalannya, untuk membuat anak Anda mempunyai kecerdasan yang normal, Anda tak boleh lengah memberikan asupan gizi demi pertumbuhan dan perkembangan otaknya.

Semua orang tua menginginkan anak-anak mereka tumbuh dengan kecerdasan yang tinggi. Kalau bisa sejenius Albert Einstein. Persoalannya, untuk membuat anak Anda mempunyai kecerdasan yang normal, Anda tak boleh lengah memberikan asupan gizi demi pertumbuhan dan perkembangan otaknya.

Berbagai penelitian mutakhir menyimpulkan, ada korelasi kuat antara gizi dengan perkembangan otak anak. Bahkan, keterkaitan itu sudah terjalin sejak si bocah masih mendekam di kandungan sebagai janin.

Pertumbuhan otak bayi berlangsung segera setelah pembuahan. Otak manusia mulai terbentuk pada hari ke-8 setelah konsepsi (saat sel sperma membuahi sel telur). Setelah itu, otak tumbuh amat cepat sampai bayi berusia 18 bulan. Pertumbuhan otak ini berlangsung terus hingga bayi lahir. Pada akhir masa kehamilan (bulan ke-7 sampai ke-9) sel-sel otak mulai membutuhkan rangsangan agar dapat berfungsi optimal.
(more…)

Oct 28

sumber : balita-anda

Berbagai gangguan kulit pada bayi dan balita seperti biang keringat, eksim popok, dan eksim susu sebenarnya bisa diatasi bila orang tua rajin menjaga kesehatan kulit. Caranya dengan rajin mengganti popok, memilih bahan pakaian yang lembut, serta menjaga udara kamar agar tetap sejuk dan nyaman.

Berbeda dengan kulit dewasa yang tebal dan mantap, kulit bayi dan balita relatif tipis dengan ikatan antarsel yang longgar. Karena itu kulit anak lebih rentan terhadap infeksi, iritasi, dan alergi. Secara struktural kulit bayi dan balita belum berkembang dan berfungsi optimal sehingga diperlukan perawatan khusus.

Perawatan yang lebih menekankan pada pemeliharaan kulit ketimbang dekorasi ini diharapkan bisa meningkatkan fungsi utama kulit sebagai pelindung dari pengaruh luar tubuh.
(more…)

Oct 18

sumber :Dedeh Kurniasih. NAKITA

Melihat perut bayi yang buncit, kadang geli kadang ngeri. Dari mana kita tahu bahwa itu normal?

Selama ini ada tradisi turun-temurun yang dilakukan para orangtua untuk memakaikan gurita pada perut bayinya, terutama pada bayi baru lahir. Alasannya, otot perut bayi yang masih lemah harus disangga agar nantinya berbentuk bagus tak seperti perut katak. Apa iya perut bayi umumnya memang besar dan harus dipakaikan gurita agar bagus? Bagaimana pula membedakannya dengan perut buncit yang masuk kategori tidak normal?

DORONGAN ORGAN DALAM

Sejak janin, organ-organ tubuh terus berkembang sampai tiba saatnya dilahirkan, termasuk hati, limpa, usus, dan organ lainnya. Sementara ruang untuk tempat tumbuh organ-organ tersebut masih sangat terbatas. Tak heran kalau pada beberapa bayi sering terjadi tekanan yang sedemikian tinggi dalam rongga perutnya. Akibatnya, umbilikus-nya tidak menutup hingga pusarnya tampak bodong.
(more…)

Oct 16

sumber : tabloid-nakita.com

Sssst… ternyata penderita penyakit tifus tidak harus makan bubur.

Soal bubur baru merupakan salah satu rahasia dari penyakit tifus yang kerap diderita anak-anak. Mengapa bubur tak harus jadi menu utama? Dan apa “rahasia” lainnya, simak penuturan ini:
(more…)

Oct 16

sumber : milis balita-anda

Imunisasi untuk mencegah tifus pada bayi memang belum ada. Namun infeksi ini sangat mungkin disembuhkan hingga tuntas.

Rasanya sulit dipercaya kalau si kecil yang masih bayi bisa terkena tifus.Tapi itulah faktanya. Bahkan, dr. Mugiyo, Sp.A. dari RS PMI, Bogor, telah pula mendapatkan banyak kasus neonatal typhoid alias tifus pada bayi.

Demam tifoid atau tifus adalah penyakit saluran cerna yang disebabkan bakteri Salmonella typhi dan Salmonella “typhimurium. Bakteri ini hidup di sanitasi yang rendah seperti lingkungan kumuh.

Pada bayi, penyakit ini didapat melalui dua cara penularan, yaitu:

(more…)