<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Baby Cares</title>
	<atom:link href="http://www.baby-cares.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.baby-cares.info</link>
	<description>Just another WordPress site</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 May 2012 04:53:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Mudah nya bikin Donat Kentang</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2012/05/mudah-nya-bikin-donat-kentang/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2012/05/mudah-nya-bikin-donat-kentang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 04:53:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu & Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Donat Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Resep Donat Kentang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Bahan Resep Membuat Donat Kentang : 500 gr kentang 500 gr terigu protein tinggi 100 gr gula pasir 11 gr / 1 bungkus ragi instan 3 butir kuning telur ukuran besar (kalo kecil2 pake 4 kuning telur) 100 gr butter (sebaiknya tidak diganti margarin) 1/2 sdt garam Cara Membuat Donat Kentang : kupas kentang, kukus, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahan Resep Membuat Donat Kentang :</p>
<p>500 gr kentang<br />
500 gr terigu protein tinggi<br />
100 gr gula pasir<br />
11 gr / 1 bungkus ragi instan<br />
3 butir kuning telur ukuran besar (kalo kecil2 pake 4 kuning telur)<br />
100 gr butter (sebaiknya tidak diganti margarin)<br />
1/2 sdt garam</p>
<p><strong>Cara Membuat Donat Kentang :</strong></p>
<p>kupas kentang, kukus, haluskan, sisihkan hingga dingin<br />
masukkan kuning telur ke dalam kentang halus, aduk rata, sisihkan<br />
campur terigu, gula pasir dan ragi instan, aduk rata<br />
masukkan campuran kentang dan telur ke dalam campuran terigu, aduk rata<br />
masukkan butter dan garam, uleni sampai kalis<br />
istirahatkan 15 menit<br />
bagi adonan 40 &#8211; 50 gr, terserah selera besar kecilnya, bulatkan<br />
istirahatkan selama 20 menit sampai mengembang<br />
lubangi tengahnya<br />
goreng dalam minyak panas dengan api kecil</p>
<p>Sumber : http://hobibunda.blogspot.com/2010/12/donat-kentang-lembut.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2012/05/mudah-nya-bikin-donat-kentang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resep Pizza Sederhana</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2012/04/resep-pizza-sederhana/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2012/04/resep-pizza-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 00:40:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/2012/04/26/resep-pizza-sederhana/</guid>
		<description><![CDATA[Bikin Pizza susah? Eh ternyata enggak lo, gampaang banget! Resep pizza ini aku dapet waktu ada demo bikin Pizza oleh Senaz di acara masak-memasaknya deGromiest. Cuma, karena ada keluhan rotinya agak keras, resep rotinya aku ganti, nyari lagi di internet, ternyata lebih empuk jadinya karena ditambahin telor. Rasanya hmm…lumayan deh tamba kangen ama Pizza hut. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bikin Pizza susah? Eh ternyata enggak lo, gampaang banget! Resep pizza ini aku dapet waktu ada demo bikin Pizza oleh Senaz di acara masak-memasaknya deGromiest. Cuma, karena ada keluhan rotinya agak keras, resep rotinya aku ganti, nyari lagi di internet, ternyata lebih empuk jadinya karena ditambahin telor. Rasanya hmm…lumayan deh tamba kangen ama Pizza hut. Kalo bikin sendiri kayak gini, topingnya jadi bisa tebeel banget, puas deh makannya <img src='http://www.baby-cares.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Ini dia resepnya :</p>
<p>Bahan-Bahan:<br />
Roti:<br />
300 gr terigu<br />
1 sdm ragi instan<br />
1 btr telur<br />
2 sdt gula pasir<br />
30 ml olive oil (minyak zaitun)<br />
150 ml air<br />
garam secukupnya <span id="more-161"></span></p>
<p>Saus:<br />
1-2 sdm minyak zaitun<br />
1/2 bh bawang bombay,cincang kotak2<br />
1 siung bawang putih, cincang halus<br />
250 gr tomat kaleng/pasta tomat(bisa diganti tomat 5-7 buah, direbus trus diparut)<br />
1 sdt garam<br />
1/2 sdt gula<br />
1/2 sdt basil<br />
1 sdt oregano<br />
Topping:<br />
50 gr daging cincang/smoked beef<br />
50 gr daging ayam,cincang kotak2 kecil<br />
1 kaleng ikan tuna<br />
1/4 bh bawang bombay, iris bulat tipis<br />
1/4 bh paprika merah,hijau, kuning, potong kotak bulat tipis<br />
1/2 kaleng jamur/jamur segar 25 gr<br />
1 bh keju mozarella, parut</p>
<p>Cara Membuat:<br />
Roti:<br />
1. ayak tepung, lalu campurkan garam dan ragi instan.<br />
2. masukkan air hangat dan minyak zaitun sambil diuleni selama -/+ 10 menit(sampai kalis). lalu bulatkan adonan..<br />
3. diamkan adonan selama -/+ 15 menit.<br />
4. taburi talenan dan adonan dgn sedikit tepung, lalu giling adonan sesuai bentuk loyang,<br />
5.oles loyang dgn minyak zaitun.<br />
6. taruh adonan yg sudah dibentuk ke dalam loyang.<br />
Saus:<br />
1. panaskan minyak zaitun. tumis bwg bombay dan bwg putih sampai layu.<br />
2. masukkan pasta tomat. masak sampai kental dan meletup2(sambil diaduk).<br />
3. masukkan garam, gula, oregano dan basil.<br />
4. masukkan daging cincang/ daging ayam/ ikan tuna. masak sampai matang, lalu diangkat.<br />
Penyelesaian:<br />
1. taruh saus-nya diatas adonan roti pizza, yg sebelumnya telah diolesi minyak zaitun pada permukaannya.<br />
2. taburkan bawang bombay, paprika, daing cincang/ayam/tuna, jamur dan keju mozarella.<br />
3. oven selama 20 menit dlm suhu 200 derajat celcius.</p>
<p>Tips :<br />
- Jika terlalu basah adonannya, maka tambahkan tepung(sedikit2) dan bila terlalu kering kaku, tambahkan air(sedikit2).<br />
- resep ini akan menghasilkan roti pizza dgn ketebalan sempurna, bila menggunakan ukuran loyang bundar diameter 24-26cm.<br />
- bila ingin membuat 2 loyang pizza, dgn ukuran loyang lebih kecil dari 24-26cm, tambahkan bahan2 diatas, sesuai perbandingan besar loyangnya.<br />
- ketika menaruh saus, jangan sampai ke tepi adonan roti pizza. sisakan sekitar 1cm. untuk menghindari saus keluar dari adonan(krn roti pizza akan mengembang ketika di oven) yang menyebabkan proses pematangan pizza lebih lama lagi.<br />
- taburan keju digunakan pada topping paling akhir, yang gunanya selain untuk penambah rasa juga utk merekatkan semua topping.<br />
- untuk mengecek apakah pizza sudah matang atau belum, tusuk adonan pizza dgn tusuk gigi/garpu/ujung pisau. tusuk pada bagian tepi luar (yang tidak terkena saus), lalu lihat apakah roti sudah mengembang sempurna ato belum. kalo masih lembek berarti belum matang.</p>
<p>sumber : http://agnes.ismailfahmi.org/wp/archives/486/resep-pizza/</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.baby-cares.info/2012/04/resep-pizza-sederhana/" title="resep pizza sederhana">resep pizza sederhana</a></li><li><a href="http://www.baby-cares.info/2012/04/resep-pizza-sederhana/" title="bahan pizza sederhana">bahan pizza sederhana</a></li><li><a href="http://www.baby-cares.info/2012/04/resep-pizza-sederhana/" title="cara buat pizza sederhana">cara buat pizza sederhana</a></li><li><a href="http://www.baby-cares.info/2012/04/resep-pizza-sederhana/" title="pizza sederhana">pizza sederhana</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2012/04/resep-pizza-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadilah Orang Tua dan Sahabat Anak</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2009/07/jadilah-orang-tua-dan-sahabat-anak/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2009/07/jadilah-orang-tua-dan-sahabat-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2009 13:10:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/2009/07/12/jadilah-orang-tua-dan-sahabat-anak/</guid>
		<description><![CDATA[sumber : MyraZano.com Tidak ada alasan yang cukup kuat bagi orang tua untuk tidak bergaul secara erat dan membangun persahabatan yang akrab dengan anak-anaknya. Kesibukan dan rasa capek serta lelah yang dialami setelah bekerja seharian bukanlah alasan yang sangat tepat untuk tidak menyediakan waktu buat anak-anak yang merupakan jiwa-jiwa suci dan anugrah tak nilai dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sumber : <a href="http://myrazano.com/jadilah-orang-tua-dan-sahabat-anak/" target="_blank">MyraZano.com</a></p>
<p><strong>T</strong>idak ada alasan yang cukup kuat bagi orang tua untuk tidak bergaul secara erat dan membangun persahabatan yang akrab dengan anak-anaknya. Kesibukan dan rasa capek serta lelah yang dialami setelah bekerja seharian bukanlah alasan yang sangat tepat untuk tidak menyediakan waktu buat anak-anak yang merupakan jiwa-jiwa suci dan anugrah tak nilai dari Sang Pencipta, tetapi kepenatan dan keletihan yang dialami seharian secara otomatis akan berangsur hilang dengan sendirinya apabila orang tua menyadari betapa pentingnya kehadirannya sebagai orang tua bagi anak-anaknya, sehingga orang tua yang bijaksana akan selalu meluangkan waktu secara khusus untuk mengenali dan menggauli anak-anaknya dengan baik</p>
<p>Ibu dan ayah harus menyediakan kesempatan yang sama kepada setiap anak mendapatkan curahan cinta dan kasih sayang dan persahabatan dengannya. Sudah tidak pada zamannya lagi seorang ayah menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada ibu dalam mengasuh dan mendidik anak. Ayah dan ibu harus selalu kompak dan memikul tanggung jawab yang sama dalam mendidik anaknya karena keharmonisan sebuah rumah tangga tidak akan pernah terujud apabila antara suami dan istri masing-masingnya merasa lebih bertanggung jawab terhadap kelangsungan masa depan rumah tangganya.<br />
<span id="more-160"></span><br />
Seorang ayah yang baik, akan selalu menjaga persahabatannya dengan anak-anaknya terutama dengan anak laki-lakinya, sehingga bagi anak, peran sang ayah bukan saja sebagai seorang sahabat yang akan memberinya pengalaman-pengalaman baru tetapi sang ayah juga akan menjadi sosok pembimbing dan pengarah yang mempunyai pengaruh kuat akan kebaikan dan kemurnian cinta dan kasih sayang</p>
<p>Banyak orang tua yang tidak mengerti dan memahami dengan baik sifat anak-anaknya dan tidak mengenal anak-anaknya itu secara baik. Kadang-kadang tanpa disadari timbul suatu garis pemisah yang sangat tegas antara anak dan orang tua. Akibatnya orang tua tidak bisa mengenali dan menyelami perasaan anak-anaknya karena tidak adanya kesempatan dan waktu yang disediakan orang tua untuk bergaul lebih dekat dengan anak-anaknya.</p>
<p>Pergaulan dan persahabatan yang dibangun dengan anak haruslah pergaulan yang diasari cinta dan kasih sayang yang tulus. Dengan cara ini, Orang tua akan dapat dengan leluasa mempelajari dan memahami cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan anak dan menceraikannya dengan pengaruh lingkungan yang buruk untuk perkembangan jiwa dan perilaku anak. Orang tua akan dengan mudah memimpin dan mengarahkan anak-anaknya menuju jalan yang diridhai Allah swt yaitu jalan yang dipenuhi sinar matahari cinta dan kehangatan kasih sayang yang tidak akan terputuskan sampai kapanpun</p>
<p>Seorang ayah wajib bergaul erat dengan anak-anak laki-lakinya karena hanya itulah cara terbaik yang bisa dilakukan seorang ayah untuk mengajari dan memberikan pengalaman-pengalaman yang lebih luas kepada anaknya. Seorang ayah yang baik akan selalu menyediakan waktu yang cukup untuk berbicara, bekerja dan bermain serta berbagi cerita dengan anak-anaknya.</p>
<p>Seorang ayah yang bijaksana juga akan menyadari bahwa seorang anak terutama anak yang masih muda tidak akan pernah suka untuk tinggal sendirian, mereka merindukan pujian dan anjuran. Pujian dan persetujuan serta kepercayaan orang tua adalah bagian terindah dalam hidup mereka. Bagaikan sinar matahari dalam hati mereka yang akan menghangatkan jiwa dan menggembirakan mereka sepanjang hari</p>
<p>Persetujuan dan kepercayaan serta pujian itu tidak akan pernah mungkin didapatkan oleh seorang anak dari orang tua yang tidak pernah mengenal dan mempercayai mereka. Betapa banyak orang tua yang tidak mampu memberikan kepercayaan kepada anak-anaknya karena tidak mengenal anaknya sendiri. Tentunya akan mustahil seorang orang tua bisa mengenal anaknya sendiri bila orang tua itu tidak pernah bisa membuktikan bahwa sebagai orang tua, dia mampu menawan hati dan memenangkan kepercayaan anak-anaknya.</p>
<p>Hanya ada satu cara untuk dapat memenangkan kepercayaan anak yaitu dengan selalu menyediakan waktu yang cukup bersama anak, bekerja dan bermain bersama anak. Semua waktu yang disediakan itu adalah saat yang tepat bagi orang tua untuk mengajarkan kelezatan cita dan kasih sayang kepada anak dan pada akhirnya seorang kakak akan juga belajar untuk menyayangi dan menghargai adik-adiknya dan seorang adik akan belajar menghormati dan mencintai kakak-kakaknya karena mereka menyadari dan memahami bahwa sesunggunya mereka dididik dan dibesarkan dengan sinar cinta serta kasih sayang yang sama dari orang tua mereka.</p>
<p>Betapa indahnya sebuah rumah tangga yang dibangun atas pondasi cinta dan kasih sayang yang tulus. Dengan semangat saling berbagi dan memahami hakikat hidup dan kebaikan yang sesungguhnya. Seorang anak yang sudah dimenangkan kepercayaan hatinya oleh orang tuanya akan cendrung untuk menjadikan orang tua yang menyayanginya sebagai tempat perlindungan utama dari segala persoalan dan benturan hidup yang dialaminya di luar. Rumah akan menjadi surga yang terindah yang pernah diciptakan Allah swt di dunia ini apabila penghuninya selalu saling menyinari dengan aura kasih sayang yang tulus sebagaimana Allah swt telah menyayangi hamba-hamba yang dicintai-Nya. Apabila semua rumah telah menjadi suga terindah di dunia ini, maka bumi akan menjadi taman-taman surga yang terlalu sayang untuk dirusak dan dihancurkan. [ Kajian Rumah Tangga ]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2009/07/jadilah-orang-tua-dan-sahabat-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendidik Anak dengan Cinta</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2009/07/mendidik-anak-dengan-cinta/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2009/07/mendidik-anak-dengan-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2009 12:21:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/2009/07/12/mendidik-anak-dengan-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[Sumber: Mendidik dengan Cinta. Irawati Istadi “Dasar bandel! Dasar anak nakal! Sudah dibilangi kalau minta susu ya diminum, dihabisin. Nggak malah ditumpahkan ke lantai seperti itu! Susu itu mahal!” Seorang ibu uring-uringan memarahi Fifi, anaknya yang baru berusia 3 tahun. Bagaimana ia tidak jengkel, bila lantai yang baru saja dipel kini kotor lagi oleh tumpahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber: Mendidik dengan Cinta. Irawati Istadi</p>
<p>“Dasar bandel! Dasar anak nakal! Sudah dibilangi kalau minta susu ya diminum, dihabisin. Nggak malah ditumpahkan ke lantai seperti itu! Susu itu mahal!” Seorang ibu uring-uringan memarahi Fifi, anaknya yang baru berusia 3 tahun. Bagaimana ia tidak jengkel, bila lantai yang baru saja dipel kini kotor lagi oleh tumpahan susu si kecil. Si kecil pun diam sambil menatap wajah ibunya yang kecapekan.</p>
<p>Sementara seorang ayah memarahi Latif, anaknya yang kelas satu SD, setelah dilapori wali kelasnya bahwa anaknya itu ketahuan mencuri uang temannya. “Kecil-kecil sudah jadi pencuri! Mau jadi apa kamu kalau besar nanti?” Katanya sambil berkacak pinggang.</p>
<p>Memang, mendidik anak memerlukan kesabaran ekstra. Ada kalanya orang tua kehilangan kontrol saat kondisi fisiknya lelah atau emosinya tidak stabil. Kata-kata makian terhadap anak seperti bandel, nakal, badung, dan sebagainya, seringkali meluncur tanpa dapat ditahan. Padahal, makian atau celaan seperti itu akan sangat menjatuhkan harga diri anak dan berakibat buruk bagi perkembangannya. <span id="more-159"></span></p>
<p><strong>Mencerca Pribadi Hancurkan Harga Diri</strong></p>
<p>Dalam masa perkembangannya semenjak lahir, setiap anak belajar menilai segala sesuatu. Begitu juga yang terjadi pada persoalan penilaian diri. Setiap anak akan menilai dan memandang seperti apa keadaan dirinya sendiri sesuai dengan cara pandang orang tuanya terhadap diri si anak.</p>
<p>Apabila pribadinya sering dicerca dengan julukan-julukan burukseperti anak nakal, bengal, tak tahu aturan, pencuri, bodoh, pemalas, dan sejenisnya, maka akan terbentuk keyakinan dalam diri anak bahwa memang seperti itulah sebenarnya taraf kepribadiannya. Selanjutnya ia akan merasa wajar jika berbuat nakal, toh ayah ibu menyebutnya <em>‘anak nakal</em>’.</p>
<p>Perkembangan buruk seperti ini bila diteruskan akan sampai pada tahap di mana anak akan selalu berusaha berperilaku sesuai anggapan terhadap kepribadiannya tersebut, sehingga ia akan merasa tak pantas jika berbuat baik, yang notabene menyalahi keyakinannya sebagai anak nakal dan bengal tersebut.</p>
<p>Sampai tahap ini perilaku anak bisa jadi sangat membuat orang dewasa terheran-heran, sebab ia sudah tak mempan lagi diberi nasihat dan motivasi untuk mau berbuat baik, kecuali jika perbaikan dimulai dengan mengubah cara pandangnya yang keliru dalam menghargai pribadinya sendiri. Sungguh ini sebuah perbaikan yang sulit untuk dilakukan.</p>
<p>Begitulah kenyataannya, bahwa setiap orang membentuk kepribadian sesuai dengan cara pandangnya terhadap dirinya sendiri. Itu sebabnya, akan sangat fatal akibatnya jika dalam masa perkembangan anak diberi contoh untuk menilai dirinya dengan sebutan dan panggilan yang buruk.</p>
<p>Anak tetap anak, sekalipun perilakunya buruk. Yang buruk adalah perilakunya, sementara pelakunya tetaplah anak baik. Jika patut dibenci, maka perilakunya yang harus dikutuk, bukan pelakunya. Sang anak sebagai pelaku tetap berhak untuk dicintai, disayangi, dan dihargai.</p>
<p><strong>Jika Anak Salah, Tegur Perilakunya</strong></p>
<p>Ketika seorang anak berbuat kesalahan, orang tua harus menegur ‘<em>perilaku</em>’ tersebut, tanpa mencela pelakunya. Anak harus mengerti letak kesalahannya. Ia harus mengerti betul bahwa orang tuanya marah, kecewa dan membenci perilaku yang baru saja dilakukannya, bukan marah dan membencinya.</p>
<p>Agar anak tahu bahwa orang tuanya tidak menyukai perilakunya, maka sebaiknya orang tua menunjukkan perasaan kecewa, marah dan ketidaksukaannya dengan sejelas-jelasnya. Bisa dengan mimik wajah yang penuh emosi, bisa pula dengan kata-kata yang keras.</p>
<p>Kembali pada kedua contoh kasus di awal tulisan ini, untuk Fifi yang menumpahkan susunya, akan lebih baik bila ibu marah dengan menegur perilakunya. “Fifi, sudah ibu bilangi berkali-kali kalau menumpahkan susu itu jelek! Itu perbuatan mubadzir! Susu itu harganya mahal!”</p>
<p>Sedangkan untuk kasus Latif, akan lebih baik bila ayah tidak menyebutnya sebagai pencuri. “Latif, kamu kan tahu mencuri itu perbuatan buruk? Dosa! Kenapa kamu melakukannya? Kalau butuh uang, bilang sama ayah, jangan mencuri milik orang lain!”</p>
<p>Kedua contoh tersebut sudah dapat menggambarkan dengan jelas apa yang dirasakan oleh ayah dan ibu. Tujuannya agar anak mengerti perasaan orang tua tentang perilaku anak yang buruk itu. Di sisi lain diharapkan dalam diri anak sendiri akan timbul perasaan yang tidak enak menghadapi kemarahan orang tuanya.</p>
<p><strong>Cukup Sekali Saja</strong></p>
<p>Teguran orang tua cukup dinyatakan sekali saja, anak sudah bisa memahami perasaan orang tuanya. Bila pernyataan ini diulang-ulang justru akan menimbulkan kebosanan, dan anak merasa digurui. Cara mendisiplinkan anak seperti itu tidak efisien.</p>
<p>Banyak orang tua yang merasa perlu memberi nasihat panjang lebar terhadap kesalahan anaknya, karena menangkap kesan anak tidak mendengar nasihat yang dikatakan orang tua. Anak-anak itu berbuat seenaknya, tak mendengar omelan orang tua.Tingkah anak itu membuat orang tua jengkel dan merangsangnya untuk semakin memperpanjang dan mengulang-ulang nasihat, semata-mata untuk melampiaskan kejengkelannya.</p>
<p>Sekali lagi, sikap orang tua sebenarnya cukup dinyatakan sekali, ditunjang ekspresi wajah tak lebih dari satu menit. Inilah bagian awal dari metode disiplin yang disebut teguran satu menit. Selanjutnya, akan tercipta suasana yang tidak menyenangkan bagi anak. Pada saat ini sebaiknya orang tua diam sejenak agar suasana yang tidak enak ini benar-benar dirasakan anak. Manfaatkan waktu ini untuk menarik nafas panjang, seakan telah usai menyelesaikan tugas berat berupa pengungkapan rasa kecewa atas perilaku anak yang buruk.</p>
<p><strong>Selanjutnya, Hargai Pelakunya</strong></p>
<p>Bagian berikutnya adalah saatnya menggunakan kebenaran lain selain kebenaran pertama yang telah dikatakan terlebih dahulu. Kebenaran kedua ini adalah bahwa diri anak-anak sebagai ‘pelaku’ sebenarnya tetap baik, bahwa orang tua tetap mencintai sepenuh hati, karena mereka pada dasarnya adalah anak-anak yang salih.</p>
<p>Bagian kedua ini harus diucapkan orang tua dengan ekspresi wajah penuh kasih sayang dan kelembutan. Bila perlu dengan memeluk dan mencium, agar anak bisa langsung merasakan bahwa bagaimanapun buruknya perilaku mereka, ternyata orang tua tetap mencintainya. Pernyataan ini pun tidak perlu diulang, cukup sekali saja.</p>
<p>Misalnya, untuk kasus Fifi, setelah ibu marah dan menegur perilakunya yang buruk, maka sebaiknya ibu membelai kepalanya sambil berkata, “Fifi kan anak salihah, anak pintar. Lain kali jangan menumpahkan susu lagi ya sayang…”</p>
<p>Demikian juga untuk kasus Latif. Setelah ayah menunjukkan kemarahannya, alangkah bijaksananya bila kemudian ia memeluk anaknya itu seraya berkata, “Latif kan anak yang salih…Masa’ anak salih mencuri, nanti jadi temannya setan. Lain kali jangan diulangi lagi ya….”<br />
<strong><br />
Kelebihan Metode Ini</strong><br />
Metode teguran satu menit mempunyai banyak kelebihan.<br />
Pertama, melatih disiplin anak-anak untuk bisa meninggalkan perilaku yang buruk. Dalam setengah menit yang pertama, anak mengerti bahwa tindakannya yang buruk telah membuat orang tuanya kecewa dan marah. Peristiwa itu akan masuk ke alam memorinya, selanjutnya memorinya mencatat mana perilaku baik yang disenangi orang tua, dan mana perilaku buruk yang membuat orang tuanya kecewa dan marah.</p>
<p>Selanjutnya, dalam setengah menit kedua, anak segera dapat menemukan kembali citra dirinya yang positif sebagai anak yang baik. Mereka sangat menikmati belai kasih orang tua dalam selang waktu yang singkat ini. Buahnya, mereka menjadi senang dan bagga terhadap dirinya sendiri yang baik seperti kata orang tuanya.</p>
<p>Satu hal penting yang tak boleh dilupakan orang tua adalah semakin anak menyenangi dirinya sendiri, semakin besar kemauannya untuk berperilaku lebih baik.</p>
<p>Keuntungan kedua, metode ini bisa digunakan sebagai alat komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak. Banyak orang tua mengeluh karena tak bisa memahami jalan pikiran anaknya. Banyak yang tak mengenal anaknya sendiri karena kemacetan komunikasi. Anak tak pernah mau menyampaikan permasalahan yang ia hadapi kepada orang tua. Dengan bantuan metode ini, sedikit demi sedikit mulai berkembang iklim keterbukaan antara orang tua dengan anak. Komunikasi pun menjadi lancar, akrab dan harmonis. Hal ini bisa terjadi karena keberanian orang tua menunjukkan perasaan terhadap anak tanpa mencerca. Dalam setengah menit pertama menyalahkan habis-habisan perilaku anak yang buruk. Tetapi setelah itu menyatakan bahwa diri pribadi anak selalu tetap baik dan dicintai orang tua.</p>
<p>Memang dalam praktiknya metode ini agak sulit dilakukan, karena orang tua seolah-olah harus ‘<em>bersandiwara</em>’. Setelah marah-marah harus mengungkapkan rasa sayang. Yang pasti, walaupun sulit, tetapi demi perkembangan jiwa anak, tentu metode ini layak untuk dibiasakan. (Oel)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2009/07/mendidik-anak-dengan-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas Sesi II – 10 Januari 2009</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2009/04/sekilas-sesi-ii-10-januari-2009/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2009/04/sekilas-sesi-ii-10-januari-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 04:35:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/2009/04/03/sekilas-sesi-ii-%e2%80%93-10-januari-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Sumber : Pesat9 Di Sesi II yang lalu, PESAT Jakarta menampilkan 3 topik yaitu Topik 1: MPASI, Topik 2: Imunisasi, Topik 3: Pertumbuhan Anak. Pada Topik Pertama mengenai MPASI dibawakan oleh Sps Ria Ayu. Ria adalah member milis Sehat dan ketua panitia PESAT 8 Jakarta yang lalu. Dimulai dengan memahami, apakah MPASI? Di topik ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber : <a href="http://pesat9.multiply.com/journal" target="_blank">Pesat9 </a></p>
<p>Di Sesi II yang lalu, PESAT Jakarta menampilkan 3 topik yaitu Topik 1: MPASI, Topik 2: Imunisasi, Topik 3: Pertumbuhan Anak.<span id="more-152"></span></p>
<p>Pada Topik Pertama mengenai MPASI dibawakan oleh Sps Ria Ayu. Ria adalah member milis Sehat dan ketua panitia PESAT 8 Jakarta yang lalu. Dimulai dengan memahami, apakah MPASI? Di topik ini juga dibahas kenapa sih IDAI, WHO, AAP dan badan kesehatan dunia lainnya menganjurkan agar MPASI diberikan setelah 6 bulan? Juga beberapa tips yang bisa sedikit membantu pemberian MPASI dan mengapa kita harus membuat MPASI sendiri? Bagaimana cara membuat MPASI Sendiri? Apa aja sih perlengkapan masak yang diperlukan? Bagaimana cara membuat MPASI, cara mengemas dan menyimpannya? Dan apa sih yang dimaksud WHO dengan responsive feeding serta beberapa masalah yang sering muncul dalam MPASI dan Feeding. Semua itu dibahas disini.</p>
<p>Topik kedua adalah topik Imunisasi yang dibawakan oleh Sps Trinovi Riastuti atau akrab disapa Ria (juga, <img src='http://www.baby-cares.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) yang juga member milis Sehat yang gape banget soal Imunisasi dan penerapannya. Di topik ini dibahas mengenai sejarah imunisasi, bagaimana cara kerja tubuh membentengi diri dari penyakit, bagaimana juga cara kerja vaksin, vaksin apa yang diwajibkan pemerintah dan vaksin-vaksin apa saja yang dianjurkan, juga apa aja sih manfaat dari imunisasi, penyakit2 apa yang terproteksi oleh imunisasi dan efeknya bila tidak kita berikan vaksin, bagaimana juga pemberian vaksin secara simultan dan apa sih yang dimaksud dengan vaksin combo, booster imunisasi dan bagaimana kalau kita telat memberikan imunisasi pada anak kita.</p>
<p>Topik ketiga yang dibawakan oleh dr. purnamawati adalah topik yang paliiiiing sering ditanyakan di berbagai milis kesehatan anak. Istilahnya pertanyaan sejuta umat deh. Apakah pertumbuhan anak saya baik? BB anak saya sekian xx apakah anak saya tergolong kurus? Gimana sih ningkatin BB anak? Yap, bener banget topik ini membahas tuntas pertumbuhan anak. Apa sih yang perlu dikhawatirkan oleh orang tua, bb yang tak kunjung naik, bb yang selalu naik tp melambat, bb/tb yang diatas rata2, atau bb/tb yang dibawah rata2. Benar gak sih gemuk itu = sehat? Atau gpp deh anak kurus yang penting sehat, cerah, ceria, aktif, no need to worry laaah&#8230;.atau sering banget kan nemu pertanyaan “bb anaknya udah diplot di GC belum mba/bu/pak?” apaan juga tuh yang dimaksud diplot, GC dan gimana cara ngedapetin GC dan gimana juga sih cara bacanya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2009/04/sekilas-sesi-ii-10-januari-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua ( PESAT )</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2009/04/program-edukasi-kesehatan-anak-untuk-orang-tua-pesat/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2009/04/program-edukasi-kesehatan-anak-untuk-orang-tua-pesat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 04:31:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/2009/04/03/program-edukasi-kesehatan-anak-untuk-orang-tua-pesat/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu ibu admin Baby-Cares.info ikutan PESAT yang diselenggarakan oleh Yayasan Orang Peduli (YOP), sebagai upaya untuk mencerdaskan konsumen kesehatan, dalam hal ini khususnya para orang tua dari anak balita. Upaya ini telah dimulai oleh “Group SEHAT”, sekelompok orang tua dan dokter yang peduli dengan mengadakan berbagai kegiatan antara lain kegiatan edukasi informal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu yang lalu ibu admin Baby-Cares.info ikutan PESAT yang diselenggarakan oleh Yayasan Orang Peduli (YOP), sebagai upaya untuk mencerdaskan konsumen kesehatan, dalam hal ini khususnya para orang tua dari anak balita. Upaya ini telah dimulai oleh “Group SEHAT”, sekelompok orang tua dan dokter yang peduli dengan mengadakan berbagai kegiatan antara lain kegiatan edukasi informal melalui suatu paket seminar dengan tema yang “mudah dipahami dan perlu” tentang kesehatan anak.</p>
<p>So..silahkan di lihat liputannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2009/04/program-edukasi-kesehatan-anak-untuk-orang-tua-pesat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apel Selama Kehamilan, Lindungi Bayi dari Asma</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2009/02/apel-selama-kehamilan-lindungi-bayi-dari-asma/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2009/02/apel-selama-kehamilan-lindungi-bayi-dari-asma/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 10:24:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/2009/02/17/apel-selama-kehamilan-lindungi-bayi-dari-asma/</guid>
		<description><![CDATA[sumber: republika PERLINDUNGAN: Kandungan flavonoid dan anti oksidan lainnya dalam apel yang dikonsumsi ibu hamil, diduga dapat melindungi janin dari asma. LOS ANGELES&#8211; Jika perempuan memakan apel selama hamil, bayi mereka mungkin memiliki resiko yang lebih rendah untuk terserang asma, demikian hasil satu studi baru. Studi tersebut, yang diselenggarakan oleh para peneliti Belanda, dilandasi atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sumber: <a href="http://ng.republika.co.id/berita/24494/Apel_Selama_Kehamilan_Lindungi_Bayi_dari_Asma" target="_blank">republika</a></p>
<p><strong>PERLINDUNGAN: Kandungan flavonoid dan anti oksidan lainnya dalam apel yang dikonsumsi ibu hamil, diduga dapat melindungi janin dari asma.</strong></p>
<p>LOS ANGELES&#8211; Jika perempuan memakan apel selama hamil, bayi mereka mungkin memiliki resiko yang lebih rendah untuk terserang asma, demikian hasil satu studi baru.</p>
<p>Studi tersebut, yang diselenggarakan oleh para peneliti Belanda, dilandasi atas analisis terhadap 1.253 anak dari sebelum mereka lahir hingga mereka berusia 5 tahun.<br />
<span id="more-150"></span>Dalam studi itu, ibu anak-anak tersebut menyelesaikan daftar pertanyaan mengenai makanan selama mereka hamil, dan kesehatan anak mereka dinilai dengan daftar pertanyaan mengenai gejala penyakit. Makanan anak-anak itu juga dinilai.</p>
<p>Temuan tersebut memperlihatkan perempuan yang mengkonsumsi paling banyak apel selama kehamilan yaitu lebih dari empat butir per minggu, maka anak yang dilahirkan memiliki kemungkinan 37 persen lebih rendah untuk mengalami sesak nafas dibandingkan dengan anak dari ibu yang paling sedikit mengkonsumsi apel selama mereka hamil.</p>
<p>Studi itu disiarkan di dalam jurnal Thorax, terbitan Januari.</p>
<p>&#8220;Mekanisme di balik kemungkinan dampak perlindungan apel mungkin memiliki kaitan dengan &#8220;flavonoid&#8221; dan zat anti-oksidan lain yang terkandung di dalam apel,&#8221; kata Dr. Devang Doshi, Direktur Bagian imunologi dan Alergi Pediatrik di Beaumont Hospital di Royal Oak, Michigan, yang tak ikut dalam studi tersebut.</p>
<p>Lebih dari 20 juta orang Amerika memiliki asma dan sebanyak 6,2 juta di antara mereka adalah anak kecil, demikian data dari U.S. Centers for Disease Control and Prevention.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2009/02/apel-selama-kehamilan-lindungi-bayi-dari-asma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penting, Asupan Asam Folat Masa Hamil</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2009/02/penting-asupan-asam-folat-masa-hamil/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2009/02/penting-asupan-asam-folat-masa-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 10:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/2009/02/17/penting-asupan-asam-folat-masa-hamil/</guid>
		<description><![CDATA[sumber: republika JAKARTA&#8211; Ibu hamil perlu mengonsumsi gizi yang baik, salah satunya adalah asam folat. Komsumsi asam folat pada ibu hamil terbukti dapat mengoptimalkan perkembangan janin sekaligus mendukung kesehatan dirinya sendiri. Sebaliknya, jika ibu hamil kekurangan asam folat bisa menyebabkan kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Hasilnya bayi bisa mengalami kecacatan pada otak dan sumsum tulang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sumber: <a href="http://ng.republika.co.id/berita/28687/Penting_Asupan_Asam_Folat_Masa_Hamil" target="_blank">republika</a></p>
<p>JAKARTA&#8211; Ibu hamil perlu mengonsumsi gizi yang baik, salah satunya adalah asam folat. Komsumsi asam folat pada ibu hamil terbukti dapat mengoptimalkan perkembangan janin sekaligus mendukung kesehatan dirinya sendiri.</p>
<p>Sebaliknya, jika ibu hamil kekurangan asam folat bisa menyebabkan kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Hasilnya bayi bisa mengalami kecacatan pada otak dan sumsum tulang belakang.</p>
<p><span id="more-149"></span>Menurut dr. Judi Junaedi Endjun, SpOG, Kepala Unit Perinatal Resiko Tinggi, RSPAD Gatot Subroto, asam folat membantu pembentukan otak bayi dan penting dalam membantu pembelahan sel. Asam folat juga bisa mencegah anemia dan menurunkan resiko terjadinya NTD (Neural Tube Defects).</p>
<p>Sayangnya, lanjut Judi sedikit sekali ibu yang menyadari dirinya kekurangan asam folat. Sebagian besar terjadi karena kehamilan terjadi tanpa direncanakan. &#8220;Sementara kebutuhan asam folat harus terpenuhi saat sebelum kehamilan,&#8221; ungkap Judi di Jakarta, Kamis (29/1).</p>
<p>Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Asia Pasific Journal of Clinical Nutrision edisi 2007 menunjukan di Jakarta, 3 dari 5 atau 60% wanita subur memiliki kadar folat dalam sel darah merah yang kurang dari ideal.</p>
<p>Kebutuhan asam folat pada ibu hamil sebesar 600 ug per hari, namun berdasarkan studi yang menunjukan kurangnya asam folat pada ibu hamil maka diprediksi tingkat NTD sebesar 15 dari 10 ribu kelahiran.</p>
<p>&#8220;Memang belum ada data pasti mengenai penyebab tingginya angka kematian pada bayi di Indonesia. Namun salah satu penyebabnya adalah kekurangan asam folat,&#8221; ungkap Spesialis Obstetri dan Ginekolog itu.</p>
<p>Judi menambahkan kekurangan asam folat menyebabkan bayi lahir dengan bibir sumbing, berat badan rendah, down syndrome hingga keguguran. Kondisi tersebut disebabkan karena bayi mengalami kelainan pembuluh darah sehingga, rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah menyebabkan plasenta mudah lepas.</p>
<p>&#8220;Plasenta sebagai saluran nutrisi dari si ibu pada bayi akan mudah lepas, jika ini terjadi maka asupan nutrisi pada bayi pun menjadi rusak,&#8221; imbuh Judi.</p>
<p>Selain itu kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil, tidak bisa berjalan tegak dan temperamen. Pada anak perempuan, saat dewasa tidak mengalami menstruasi. Sementara, kata Judi pada ibu hamil, kekurangan asam folat menyebabkan meningkatnya resiko anemia, sehingga ibu mudah letih, lelah dan pucat.</p>
<p>Untuk itu Judi menyarankan agar kebutuhan asam folat pada ibu hamil harus terpenuhi, yakni 600 ug folat per hari. Sumber makanan yang mengandung asam folat adalah daging sapi, brokoli, jeruk, bayam dan sumber protein lainnya. Sayangnya pemanasan dapat merusak kandungan folat dalam sayur hingga 80%. Judi menyarankan, asupan asam folat sebaiknya tidak hanya dari sayur saja.</p>
<p>&#8220;Asam folat penting, hanya tidak cukup dengan sayur. Ibu hamil bisa mengkonsumsi tablet folat atau susu dengan kandungan folat tinggi,&#8221; saran Judi.</p>
<p>Judi juga mengimbau para ibu hamil untuk menghindari makanan yang dapat merusak kehamilan seperti gorengan, gula, cafein dan alkohol.</p>
<p>Selain itu kebutuhan folat tidak hanya pada saat hamil tapi juga sebelum hamil. Tiga bulan sebelum hamil sebaiknya wanita mengkonsumsi asam folat sebanyak 600 ug per hari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2009/02/penting-asupan-asam-folat-masa-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Bayi Alergi Susu Sapi</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2009/02/jika-bayi-alergi-susu-sapi/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2009/02/jika-bayi-alergi-susu-sapi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 10:13:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/2009/02/17/jika-bayi-alergi-susu-sapi/</guid>
		<description><![CDATA[sumber: republika KHUSUS: Untuk bayi yang tidak bisa memperoleh Air susu ibu dan alergi susu sapi biasa, bisa menggunakan susu formula asam amino atau susu formula protein hidrolisat ekstensif. JAKARTA&#8211; Memberikan air susu ibu (ASI) pada bayi merupakan yang terbaik. Namun, bagaimana jika pemberian ASI tidak memungkinkan dan bayi mengalami alergi susu formula yang terbuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sumber: <a href="http://ng.republika.co.id/berita/25164/Jika_Bayi_Alergi_Susu_Sapi" target="_blank">republika</a></p>
<p><strong>KHUSUS: Untuk bayi yang tidak bisa memperoleh Air susu ibu dan alergi susu sapi biasa, bisa menggunakan susu formula asam amino atau susu formula protein hidrolisat ekstensif.</strong></p>
<p>JAKARTA&#8211; Memberikan air susu ibu (ASI) pada bayi merupakan yang terbaik. Namun, bagaimana jika pemberian ASI tidak memungkinkan dan bayi mengalami alergi susu formula yang terbuat dari susu sapi? Tentu hal tersebut akan membingungkan orangtua.</p>
<p><span class="blocktext"> Biasanya gejala alergi ditandai dengan mencret, muntah, sembelit, buang air besar berlendir dan berdarah. Terkadang, </span><span class="blocktext"> dibarengi dengan batuk pilek, dan yang paling parah muncul gejala syok anafilaksis.</span></p>
<p><span id="more-148"></span><span class="blocktext">Untuk memastikannya, coba hentikan pemberian susu formula yang terbuat dari susu sapi itu selama dua hingga empat minggu. Setelah itu, coba berikan susu lagi. Jika terjadi reaksi yang sama, berarti benar bayi alergi susu sapi.<br />
</span></p>
<p>Menurut dr. Badriul Hegar,Sp.A (K) dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN Ciptomangunkusumo,<span class="blocktext"> untuk bayi yang mengidap alergi susu sapi, ada dua jenis susu khusus yang bisa diberikan. Susu khusus itu adalah susu formula asam amino atau susu formula protein hidrolisat ekstensif.</span></p>
<p><span class="blocktext"> &#8220;Untuk bayi di bawah enam bulan, makanan utamanya kan susu. Kalau ibunya sulit memberikan ASI maka mau tak mau harus menggunakan susu khusus,&#8221; kata dr. Hegar, yang kerap menangani bayi dengan masalah pencernaan.</p>
<p>Susu formula protein hidrolisat ekstensif adalah jenis susu yang sudah mengalami proses pemecahan protein. Beberapa protein yang menyebabkan alergi dipisahkan agar tidak ikut terkonsumsi bayi.</p>
<p>Lalu, apa yang dimaksud susu formula asam amino? Susu itu merupakan produk susu yang sudah menjalani proses lebih panjang lagi. Dalam proses itu diketahui bahwa kandungan dalam susu sapi yang benar-benar berguna untuk tubuh bayi adalah asam amino.  Sehingga dibuatlah susu berbahan dasar asam amino yang mengandung protein dalam bentuk sederhana.</p>
<p>Idealnya, kata dr Hegar, bayi yang mengidap alergi susu sapi mengonsumsi susu formula asam amino ketimbang susu formula protein hidrolisat ekstensif. Dalam terapi, penggunaan susu formula protein hidrolisat ekstensif masih ditemukan kegagal an sekitar 10 sampai 30 persen. </span></p>
<p><span class="blocktext">&#8220;Rasa susu asam amino juga lebih enak di banding dengan susu hidrolisat,&#8221; katanya.</p>
<p>Hanya saja, harga susu formula asam amino memang lebih mahal. Karena itu, untuk tahap awal terapi, dapat digunakan susu formula protein hidrolisat ekstensif. Jika menunjukkan hasil yang positif, bisa diteruskan. Tapi jika tidak, sebaiknya segera diganti dengan susu formula asam amino. Namun pada kasus alergi susu sapi yang berat, ditandai dengan syok anafilaksis, susu formula asam amino sebaiknya digunakan sejak awal.</p>
<p>Dengan susu khusus tersebut, kondisi usus bayi bisa diperbaiki dalam waktu dua hari. &#8220;Setelah dua minggu, usus sudah bisa berfungsi normal. </span></p>
<p><span class="blocktext">Bagaimana dengan susu kedelai, tepatkah diberikan untuk bayi yang mengidap alergi susu sapi? Hal tersebut menurut dr Hegar kurang dianjurkan. &#8220;Sebab ditemukan sebanyak 30 sampai 40 persen bayi penderita alergi susu sapi juga alergi terhadap susu kedelai,&#8221; tuturnya</p>
<p>Pada prinsipnya untuk mengatasi alergi maka si penderita harus dijauhkan dari alergen (bahan-bahan pemicu alergi). Artinya, pada bayi yang mengidap susu sapi, maka menjauhkan dia dari makanan berbahan susu sapi bisa membantu mengurangi alergi. </span></p>
<p><span class="blocktext">Satu hal lagi yang patut dicatat, kasus alergi susu umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, su dah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2009/02/jika-bayi-alergi-susu-sapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Efek Kelebihan Berat Badan</title>
		<link>http://www.baby-cares.info/2009/02/efek-kelebihan-berat-badan/</link>
		<comments>http://www.baby-cares.info/2009/02/efek-kelebihan-berat-badan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 10:07:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.baby-cares.info/2009/02/17/efek-kelebihan-berat-badan/</guid>
		<description><![CDATA[Sumber: republika Kita mungkin menganggap bahwa kegemukan merupakan masalah penampilan saja. Tapi, sebenarnya kelebihan berat badan erat kaitannya dengan masalah kesehatan yang akan datang setelahnya. Kelebihan berat badan juga bisa memberikan dampak pada kesehatan jantung, persendian, pernapasan, mood, pola tidur, dan tingkat energi. Bisa dikatakan bahwa kelebihan berat badan dapat mempengaruhi kulaitas hidup seseorang. Saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber: <a href="http://ng.republika.co.id/koran/116/31560/Efek_Kelebihan_Berat_Badan" target="_blank">republika</a></p>
<p>Kita mungkin menganggap bahwa kegemukan merupakan masalah penampilan saja. Tapi, sebenarnya kelebihan berat badan erat kaitannya dengan masalah kesehatan yang akan datang setelahnya.</p>
<p>Kelebihan berat badan juga bisa memberikan dampak pada kesehatan jantung, persendian, pernapasan, mood, pola tidur, dan tingkat energi. Bisa dikatakan bahwa kelebihan berat badan dapat mempengaruhi kulaitas hidup seseorang.<br />
<span id="more-147"></span>Saat seseorang memakan banyak kalori lalu membakarnya dalam tubuh dengan aktivitas, tubuh tetap menyimpan beberapa kalori yang nantinya berubah menjadi lemak. Bagi sebagian orang lemak memang belum memberikan pengaruh pada kesehatan. Tetapi, jika pola makan yang terus-menerus menambah kalori, maka peluang penimbunan lemak akan semakin banyak. Hingga pada suatu saat timbunan lemak itu memberikan pengaruh negatif pada tubuh.</p>
<p>Data dari situs Kidshealth.org menyebutkan sepertiga dari anak-anak dengan kisaran umur 2-9 tahun sudah mengalami obesitas. Jadi, saat ini kemungkinan remaja mengalami penyakit yang biasa diderita oleh orang-orang tua semakin besar seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.</p>
<p>Seseorang mungkin kelebihan berat badan karena pilihan makanan yang tidak sehat (seperti fast food) atau makan banyak cemilan sambil menonton televisi. Terkadang, seseorang beralih pada makanan karena suatu kondisi emosional, seperti saat mereka meresa sedih, khawatir, stres, atau bosan.</p>
<p><strong>Mengukur Berat Badan<br />
</strong><br />
Ternyata kelebihan berat badan pada remaja menimbulkan efek yang lebih kompleks daripada mereka yang sudah berumur. Karena remaja masih tumbuh dan berkembang. Dokter atau ahli lain untuk kesehatan biasanya menggunakan ukuran BMI (body mass index) untuk mengetahui seseorang menderita obesitas atau tidak.</p>
<p>Remaja yang mengalami obesitas biasanya memiliki BMI 95 persen lebih tinggi daripada BMI remaja lain yang seumuran. Sedangkan bagi remaja yang BMI-nya 85-95 persen dari remaja lain seumurnya, maka dia mengalami overweight.</p>
<p>Obesitas adalah sesuatu yang buruk untuk tubuh dan pikiran. Tidak hanya membuat seseorang merasa cepat lelah dan tidak nyaman saja, membawa beban berat, juga menimbulkan stres pada tubuh, terutama pada tulang dan persendian di bagian kaki. Saat mereka bertambah dewasa, remaja yang obesitas ini akan sangat mudah terserang diabetes atau penyakit jantung.</p>
<p>Berikut ini beberapa penyakit yang mungkin menyerang remaja :<br />
- Blount&#8217;s Disease: Dampak kelebihan berat badan pada pertumbuhan tulang akan menyebabkan perubahan bentuk tulang pada kaki bagian bawah. Biasanya kaki akan menjadi bengkok karena harus menanggung beban berat di masa perkembangannya.</p>
<p>- Arthritis: Tekanan berat badan dapat menyebabkan sakit pada persendian di masa muda, termasuk radang sendi.</p>
<p>- Slipped capital femoral epiphyses (SCFE): Obesitas pada anak-anak dan remaja memperbesar risiko sakit pada bagian pinggul. SCFE harus mendapatkan penanganan dan tindakan cepat termasuk operasi untuk mencegah dampak lanjutannya pada persendian.</p>
<p>- Asma: Obesitas erat kaitannya dengan masalah pernapasan. Hal ini membuat remaja menjadi sulit untuk mengikuti teman-temannya dalam berolahraga atau berjalan dari kelas ke kelas yang lain.</p>
<p>- Sleep Apnea: Adalah kondisi saat seseorang pernapasannya berhenti sementara di kala tidur. Hal ini menjadi masalah yang serius bagi penderita kelebihan berat badan, tidak hanya menganggu tidur mereka, tetapi juga membuat remaja itu menjadi cepat lelah sehingga mengurangi kemampuannya dalam berkonsentrasi dan belajar. Kondisi ini juga bisa mengarah pada penyakit jantung.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.baby-cares.info/2009/02/efek-kelebihan-berat-badan/" title="pengaruh kelebihan berat terhadap kesehatan sapi">pengaruh kelebihan berat terhadap kesehatan sapi</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.baby-cares.info/2009/02/efek-kelebihan-berat-badan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

