Oct 16
sumber : tabloid-nakita.com
Sssst… ternyata penderita penyakit tifus tidak harus makan bubur.
Soal bubur baru merupakan salah satu rahasia dari penyakit tifus yang kerap diderita anak-anak. Mengapa bubur tak harus jadi menu utama? Dan apa “rahasia” lainnya, simak penuturan ini:
Read the rest of this entry »
Oct 16
sumber : milis balita-anda
Imunisasi untuk mencegah tifus pada bayi memang belum ada. Namun infeksi ini sangat mungkin disembuhkan hingga tuntas.
Rasanya sulit dipercaya kalau si kecil yang masih bayi bisa terkena tifus.Tapi itulah faktanya. Bahkan, dr. Mugiyo, Sp.A. dari RS PMI, Bogor, telah pula mendapatkan banyak kasus neonatal typhoid alias tifus pada bayi.
Demam tifoid atau tifus adalah penyakit saluran cerna yang disebabkan bakteri Salmonella typhi dan Salmonella “typhimurium. Bakteri ini hidup di sanitasi yang rendah seperti lingkungan kumuh.
Pada bayi, penyakit ini didapat melalui dua cara penularan, yaitu:
Read the rest of this entry »
Oct 13
sumber : parenting Indonesia
Duh, rewelnya! Tapi benarkah si kecil cuma “masuk angin”? Hati-hati, lo.
Balurin aja sama bawang merah dan minyak kelapa. Paling cuma masuk angin, kok,” begitu biasanya komentar orang tua kita kalau bayi kita alias cucunya rewel terus.
Istilah “masuk angin” memang sudah sangat populer di kalangan orang kita. Kendati di kamus Bahasa Indonesia maupun kamus kedokteran tak ada tertulis istilah tersebut. “Biasanya yang dimaksud awam sebagai masuk angin adalah bila seorang anak berubah tingkah lakunya dalam hal kesehatan,” tutur DR. Sri Rezeki H. Hadinegoro, Dr., Sp. A (K) dari RSUPN Cipto Mangunkusumo.
Misalnya, bayi yang biasanya anteng menjadi rewel sementara orang tua menilai si bayi sudah kenyang. “Kalau sudah begitu, ibunya bingung, kenapa ini bayi, kok, rewel terus. Oh, mungkin masuk angin.” Padahal kerewelan tersebut belum tentu lantaran penyakit. “Mungkin saja si bayi merasa gerah, kedinginan atau barangkali kelelahan karena baru dibawa pergi.”
Read the rest of this entry »
Oct 12
sumber: Majalah Lisa - Nomor 36/Tahun II/10 - 16 September 2001, halaman 33
tanggal entry data: Jum´at, 19 Maret 2004
Depresi pada ibu yang sedang mengandung disebabkan banyak hal. Pertama, adanya perubahan hormon yang menpengaruhi mood ibu secara keseluruhan sehingga si ibu sering merasa kesal, jenuh, atau sedih. Penyebab lainnya adalah, keadaan fisik yang berubah saat hamil. Menjelang usia kehamilan tertentu, ibu mengalami sulit tidur. Ini tentu menyebabkan si ibu keesokan harinya akan merasa amat letih, ada lingkaran hitan di mata, dan kulit muka menjadi kusam. Adanya masalah-masalah pada kandungan seperti kandungan lemah, sering muntah pada awal kandungan, adan masalah-masalah lain juga bisa menyebabkan depresi. Ibu akan terus-menerus mengkhawatirkan keadaan anak dan ini akan membuat dia merasa tertekan. Depresi dapat juga dialami stelah sang ibu melahirkan bayinya. Di Amerika Serikat, sekitar 30 persen dari ibu yang baru saja melahirkan diduga mengalami depresi pasca melahirkan.
Read the rest of this entry »
Oct 05
sumber : www.babyparcel.com
Daftar Baby-Shop.
Lavie Baby Shop - Bandung
alamat : Jl. Imam Bonjol no.9 Bandung
telepon : (022)2504905
email :
BoBoBo Baby Shop
alamat : ITC Mangga Dua lantai III Blok A no.14 & 23
telepon : (021) 6017643
email : Read the rest of this entry »
Sep 25
Sumber : sehatgroup
Apakah kejang demam itu ?
Kejang demam adalah kejang yang terjadi pada saat seorang bayi atau anak mengalami demam tanpa infeksi sistem saraf pusat (1,2). Hal ini dapat terjadi pada 2-5 % populasi anak. Umumnya kejang demam ini terjadi pada usia 6 bulan – 5 tahun dan jarang sekali terjadi untuk pertama kalinya pada usia < 6 bulan atau > 3 tahun.
Read the rest of this entry »
Sep 25
by Dr. Purnamawati SpAK MMPed
Sumber : sehatgroup
Mungkin begitulah kira2 pikiran kebanyakan pasien Indonesia ketika diberi resep oleh dokternya ketika berobat…karena sudah seringnya diberi AB, kita langsung aja meminumnya tanpa mempertanyakan dahulu apakah benar kita perlu AB? Lalu kapan sih kita perlu dan kapan tidak? Summary ini membahas dengan singkat apa itu AB dan beberapa topik yang berhubungan…..
Read the rest of this entry »
Sep 24
Sumber : kafka.web.id
Nafsu makan anak-anak berkurang disebabkan oleh beberapa hal:
- Kurangnya variasi makanan yang diolah.
Hal ini bisa ditanggulangi dengan:
- Mencoba dengan bahan yang sama tetapi dengan resep yang berbeda, misalnya jagung selain dibuat sop, bisa juga dimasak untuk dadar jagung, atau makanan selingan seperti kue jagung, jenang jagung dan lain sebagainya.
- Menambah makanan selingan dengan bahan yang bergizi diantara makanan utama misalnya dari ketela pohon direbus kemudian dihaluskan,kemudian dikepal, di dalamnya diberi gula merah, dicelupkan dalam adukan 1 butir telor lalu digoreng, atau wortel (tambahkan daging bila ada) dicincang, tumis dengan bawang putih dan daun bawang, masukkan bihun yang sudah ditiriskan tambahkan kecap sedikit, gula dan garam secukupnya.
- Tetap diusahakan agar anak selalu makan (makanan utama) 3 kali sehari agar nutrisi yang masuk dalam tubuh anak terjaga, perlu diberitahukan pada pembantu rumah tangga yang menyuapi si anak agar sabar dan telaten.
- Menambah multivitamin yang sesuai dengan kondisi dan umur anak misalnya selain ASI ditambah dengan susu yang dibutuhkan tubuh si anak (bisa melalui konsultasi gizi dengan dokter si anak).
Read the rest of this entry »